PENGEMBANGAN SIMULASI MODEL PERAMALAN PENYAKIT BLB PADA TANAMAN PADI

0
730

blbdpnDalam upaya memenuhi kebutuhan pangan yang semakin meningkat dan menunjang program pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional, maka upaya peningkatan produksi pangan (khususnya padi) harus dilaksanakan secara intensif dan terpadu.

 

.

Perkembangan  luas serangan BLB di kabupaten Sukabumi menunjukkan peningkatan. Berdasarkan rekapitulasi laporan POPT menunjukkan MT2009/2010  yaitu 405 ha dengan kategori ringan dan luas serangan MT2010 yaitu 593 ha dengan kategori ringan dan luas serangan pada MT2010/2011 yaitu 811 ha dengan kategori ringan yang tersebar pada bebepara kecamatan.Penyakit BLB atau yang lebih dikenal dengan penyakit kresek yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae merupakan salah satu penyakit utama padi di Indonesia, saat ini luas serangannya secara nasional telah menempati posisi kedua, yang disampaikan Direktur Perlindungan Tanaman Pangan pada Pertemuan Teknis di Jakarta. Pada varietas yang rentan kerugian dapat mencapai 90% (serangan di kelompok saung genteng, Cikampek). Penyebaran penyakit BLB  terjadi apabila suatu varietas rentan didaerah endemis sering terekspos oleh hujan, karena penyakit ini dapat disebabkan oleh curah hujan, dan sawah yang sering terkena banjir juga dapat memicu peningkatan infeksi penyakit BLB.

.

blb2

 

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Patogen X. oryzae pv. oryzae mudah membentuk patotipe baru sehingga suatu varietas tahan yang ditanam secara terus menerus cenderung akan patah ketahanannya. Pergiliran varietas dalam penanaman, masih terus dianjurkan untuk dapat mempertahankan varietas tahan, mengingat sudah tingginya kerugian yang diakibatkan oleh serangan penyakit BLB.Pengamatan secara intensif dan tepat, baik yang dilakukan oleh petugas maupun petani, dapat membantu menekan serangan penyakit BLB  karena dengan pengamatan yang tepat, dapat segera ditindaklanjuti dengan melakukan kegiatan pengendalian yang tepat. Perlu pengamatan secara intensif, terutama didaerah endemis, karena proses perkembangan penyakit BLB diawali dari infeksi dan inokulasi bakteri pathogen dalam jaringan tanaman dan akhirnya secara visual dapat diamati gejala kerusakan oleh penyakit BLB.

.

blb3

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Intensitas kerusakan tanaman padi akan signifikan dengan kehilangan hasil dan ini perlu didukung dengan pengamatan penyakit BLB yang tepat.  Perkembangan teknologi radar, akan dapat bermanfaat untuk pengembangan  pengamatan dan peramalan BLB. Radar yang dapat memantau curah hujan  setiap jam, hari dan minggu, akan sangat berarti apabila dihubungkan dengan perkembangan penyakit BLB.Atas dasar pertimbangan tersebut di atas, maka pada musim tanam 2011 oleh BBPOPT jatisari akan melaksanakan kegiatan pengembangan peramalan penyakit BLB pada padi dengan pemanfaatan data radar cuaca.Kerjasama yang saling menguntungkan antara BBPOPT dengan BPPT untuk merintis peramalan BLB dengan memanfaatkan teknologi radar diharapkan dapat mengutamakan kedua belah pihak. Teknologi pengamatan terhadap penyakit BLB yang ditawarkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan menggunakan alat radar merupakan hal baru. Kerjasama ini diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan, sehingga  produksi Nasional dapat tercapai.

 

Laporan akhir pengembangan teknologi pengamatan Pengembangan Simulasi Model Peramalan Penyakit BLB Pada Tanaman Padi dapat didownload disini!

 

catatan :permintaan password dengan mengirimkan email ke

 

bbpopt@gmail.com cc kanggoa@yahoo.com

 

dengan mencantumkan nama, instansi dan keperluan dokumen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here