PENGEMBANGAN PEMANFAATAN CORYNEBACTERIUM UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT UTAMA TANAMAN PADI SKALA LUAS

0
599

Usaha peningkatan produksi selalu menghadapi kendala, salah satunya adalah penyakit. Penyakit utama tanaman padi, diantaranya hawar daun bakteri (Xanthomonas campestris pv. oryzae), Blas (Pyricularia grisea), penyakit bercak bergaris (Cercospora oryzae) dan busuk pelepah (Sarocladium oryzae), hingga saat ini masih menjadi kendala utama. Sulitnya mendapatkan fungisida maupun bakterisida yang efektif dan aman, menyebabkan usaha pengendalian yang selama ini dilakukan selalu gagal dan menambah kerugian bagi petani.

 

Potensi penggunaan agens antagonis untuk mengendalikan penyakit padi sebenarnya cukup baik. Sudah banyak penelitian dan kajian yang melaporkan keberhasilan penggunaan agens antagonis dari golongan cendawan maupun bakteri. Langkah ini harus diteruskan dengan melakukan berbagai acara untuk mensosialisasikan teknologi ini hingga sampai ke tingkat petani.

 

Balai Besar Peramalan OPT Jatisari, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, selalu melakukan kajian dalam pengembangan teknologi pengendalian OPT dengan menggunakan agens antagonis. Salah satu agens antagonis hasil eksplorasi BBPOPT adalah bakteri Corynebacterium. Telah banyak kajian yang membuktikan efektifitas Corynebacterium terhadap berbagai macam penyakit pangan dan hortikultura, diantaranya penyakit BLB dan Blas pada padi, layu bakteri pada pisang, layu bakteri pada kacang tanah dan Phytophthora sp. pada kentang.

 

Hasil kajian lapang tingkat petakan yang dilakukan pada tahun 2010, telah membuktikan bahwa Corynebacterium mampu menghambat perkembangan penyakit BLB, blas dan bercak bergaris pada padi, namun ditingkat skala yang lebih luas belum pernah dilakukan. Oleh sebab itu dipandang perlu untuk melakukan kajian efektifitas Corynebacterium terhadap penyakit utama tanaman padi dalam skala yang lebih luas.

 

Berdasarkan hal tersebut di atas, perlu kiranya dilakukan kegiatan pengembangan pemanfaatan Corynebacterium dan sosialisasi teknologi pengendalian penyakit utama tanaman padi skala luas, yang dalam pelaksanaannya langsung melibatkan petani, dengan harapan petani mampu menerapkan, bahkan mengadopsi teknologi tersebut sekaligus dapat menjadi contoh bagi petani yang lain.

1.1      Tujuan

Kegiatan Pengembangan Pemanfaatan Agens Antagonis Corynebacterium Untuk Pengendalian Penyakit Utama Tanaman Padi Skala Luas bertujuan memanfaatkan Corynebacterium untuk pengendalian penyakit utama tanaman padi skala luas.

1.2      Sasaran

  1. 1.Terlaksananya pengendalian penyakit utama tanaman padi dengan Corynebacterium skala luas.
  2. 2.Diketahuinya faktor sosial ekonomi petani yang berpengaruh terhadap penerapan teknologi pengendalian dengan Corynebacterium.

 

 

 

1.3      Masukan (Input)

  1. 1.Data dan informasi tentang potensi wilayah dan serangan penyakit busuk pelepah.
  2. 2.Bahan dan alat pelaksanaan kegiatan lapang.
  3. 3.Data dan Informasi hasil penelitian dan kajian.
  4. 4.Dana DIPA Tahun 2011.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here