Identifikasi dan Pemetaan Patotipe Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) Pada Tanaman Padi

0
859

patotipedpn

Identifikasi dan Pemetaan Patotipe Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) Pada Tanaman Padi

 

 

 

Hawar Daun Bakteri (HDB) merupakan salah satu penyakit utama pada padi, yang akhir-akhir ini tingkat serangannya meningkat dan meluas. Kerugian yang ditimbulkan akibat serangan penyakit HDB dapat mencapai 20,6 – 35,6% pada musim hujan dan pada musim kemarau 7,5 – 23,8% (Suparyono et al., dalam  Wibowo, B.S., 2005).  Akhir – akhir ini serangan penyakit HDB, prosentase tingkat serangannya terus meningkat. Salah satu penyebab meningkatnya serangan penyakit HDB adalah penanaman satu jenis varietas padi yang terus menerus tanpa adanya pergiliran varietas ataupun tanpa adanya pergiliran jenis tanaman. Kebiasaan ini dilakukan petani karena varietas yang ditanam selalu yang disenangi oleh para konsumen atau laku dipasaran dan dilokasi tersebut keberadaan air selalu tersedia, sehingga tanaman padi dapat ditanam secara terus menerus tanpa melakukan pergiliran tanaman. Dilokasi yang airnya selalu tersedia, penanaman padi sampai 3 kali tanam dalam satu tahun.

.

patotipe

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Saat ini sudah banyak dihasilkan varietas padi yang tahan terhadap serangan penyakit HDB oleh BB Padi Sukamandi, yaitu 38 varietas (Wibowo, B.S., 2005). Ketahanan varietas padi terhadap HDB sudah mengarah pada ketahanan yang spesifik terhadap patotipe yang dominan. Uji patotipe  dari penyakit HDB sangat penting, khususnya didaerah endemis penyakit HDB, supaya dapat menekan serangan penyakit HDB.  Uji patotipe dapat dilakukan dengan menggunakan 5 varietas indikator, yaitu Kencana, Kuntulan, Java-14, PB-5 dan Tetep. Kelima varietas indikator ini akan menunjukan reaksi yang berbeda terhadap isolat HDB dari sampel yang diambil di beberapa daerah endemis penyakit HDB. Reaksi–reaksi yang ditimbulkan setiap varietas indikator akan dikelompokan kedalam patotipe. Setiap patotipe terdapat golongan varietas padi yang peka terhadap patotipe tersebut, dengan telah diketahuinya patotipe didaerah tersebut, maka dapat diketahui varietas apa saja yang peka terhadap penyakit HDB. Mengingat sangat penting untuk mengetahui patotipe HDB dan reaksi varietas didaerah-daerah endemis penyakit HDB, Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Jatisari pada tahun anggaran 2011 telah melakukan uji patotipe penyakit HDB di Kabupaten Sukabumi.

 

Laporan akhir pengembangan teknologi pengamatan Identifikasi dan Pemetaan Patotipe Penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) Pada Tanaman Padi didownload disini!

catatan :permintaan password dengan mengirimkan email ke

bbpopt@gmail.com cc kanggoa@yahoo.com

dengan mencantumkan nama, instansi dan keperluan dokumen

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here