Pengembangan Simulasi Model Peramalan Wereng Batang Coklat

0
754

 

odidpn  Pengembangan Simulasi Model Peramalan Wereng Batang Coklat

 

 

 

odia

Salah satu hama penting dalam produksi padi adalah wereng batang coklat (WBC) Nilaparvata lugens L.. Populasi WBC yang tinggi dapat menyebabkan produksi padi menjadi puso. Ketidaktahuan petani tentang karakteristik, perilaku dan faktor-faktor pendukung perkembangan WBC, dapat memicu ledakan populasi WBC. Faktor-faktor  yang dapat mempengaruhi perkembangbiakan WBC antara lain pakan (padi), iklim, cuaca, budidaya (waktu tanam, pemupukan dan aplikasi insektisida), serta keberadaan musuh alami. Faktor-faktor tersebut dapat dijadikan sebagai parameter untuk meramalkan perkembangan populasi WBC, sehingga dapat dilakukan upaya antisipasi untuk menghindari ledakan populasi.
Kemajuan teknologi komputer telah menghasilkan suatu cara pendekatan disebut kecerdasan buatan (Artificial Inteligence Techniques). Ruang lingkup dari kecerdasan buatan adalah strategi menyelesaikan masalah dan mengembangkan program yang meniru sifat dan perilaku kecerdasan manusia Salah satu pengembangan kecerdasan buatan diantaranya adalah simulasi model (model simulation). Simulasi model adalah sistem yang merekayasa model dinamika suatu masalah dengan suatu input sehingga memperoleh output berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Simulasi model inilah yang akan dikembangkan untuk meramalkan dinamika populasi WBC.

 

Program simulasi yang dikembangkan berupa software aplikasi portable berbasis Windows yang diberi nama Pak Odi (Pakar OPT Padi) berdimensi 600×450 pixel. Spesifkasi minimal yang diperlukan yaitu: processor Pentium III 600 Mhz, kapasitas RAM 128 MB  sistem operasi Windows XP. Proses simulasi memerlukan input paramater yaitu jumlah generasi G0, populasi musuh alami (Ophionea sp., Paederus sp., Micraspis sp., laba-laba, Cyrtorhinus sp.), serta estimasi keefektivan pengendalian. Hasil simulasi berupa estimasi populasi pada G1 dan G2. Simulasi tersebut berjalan dengan asumsi:
•    Pengaruh varietas diabaikan
•    Rasio sex diabaikan
•    Hari Interval Stadia (HIS) : 3 hari dan umur padi <124 hari
•    Koreksi populasi WBC oleh musuh alami berdasarkan Formula Baehaki apabila diperoleh nilai kurang dari 0.2 maka nilai koreksinya 0.2
•    Koreksi populasi WBC karena migrasi adalah 0.5
•     G0: 1-4 MST; G1: 5-8 MST; G2: 9-13 MST

odibProgram simulasi yang dihasilkan adalah aplikasi portable yang diberi nama Pak Odi (Pakar OPT Padi). Dari hasil validasi, hasil simulasi mampu mendekati populasi kenyataan di lapang. Simulasi model peramalan WBC dapat digunakan sebagai menjadi acuan sementara dalam menyusun rekomendasi pengelolaan WBC. Dalam penerapan dibutuhkan pakar atau ahli untuk rekomendasi yang lebih tepat. Perlu dilakukan kalibrasi untuk mengetahui pengaruh varietas, sex ratio, migrasi, dan waktu ambang pengendalian. Parameter koreksi musuh alami dan keperidian dijadikan parameter tetap. Diperlukan base knowledge tentang WBC untuk melengkapi informasi bioekologi tentang WBC. Perlu uji pengguna (kesukaan dan friendly user). Diperlukan perbaikan pada program karena masih ditemukan bugs ketika dijalankan pada Windows vista dan 7.

 

 

 

 

 

 

 

Laporan akhir pengembangan teknologi pengamatan Pengembangan Simulasi Model Peramalan Wereng Batang Coklat didownload disini!

catatan :permintaan password dengan mengirimkan email ke

bbpopt@gmail.com cc kanggoa@yahoo.com

dengan mencantumkan nama, instansi dan keperluan dokumen

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here